Jumat, 31 Oktober 2008

Resep Kita


Our Recipe

Resep Kita

Riam Kanan terletak di Kabupaten Banjar, dan tentunya ada masakan khas lokal yang pernah dicicipi yang sampai sekarang masih terkenang kelezatannya. 

Halaman baru ini akan memuat resep masakan khas Banjar yang mungkin pernah dicicipi oleh mantan karyawan Riam Kanan bersama keluarga.

Dengan membuat masakan Banjar tersebut, akan terkenang masa lalu sewaktu berdinas di Riam Kanan.

Resep diambil dari beberapa buku masakan, koran dan majalah. Selamat mencoba !

 

Soto Banjar

Salah satu makanan favorit bapak dan ibu tentunya Soto Banjar. Bagi mereka yang tidak tinggal di Banjar dan sekitarnya, maka soto Banjar ini sering disiapkan saat acara tertentu, misalnya Hari Raya, hari Ulang Tahun ataupun saat berkumpul seperti yang dilakukan ibu Syarifin pada saat pertemuan dua bulanan Paguyuban Riam Kanan di Jakarta.


 

BAHAN (untuk 6 porsi):

  • 1 ekor ayam, belah empat; 1,500 ml kaldu
  • 5 cm kayu manis; 4 butir cengkeh
  • 3 buah kapulaga
  • 4 tangkai daun bawang, iris halus
  • 2 tangkai seledri, iris halus
  • 1 sendok makan mentega untuk menumis
  • garam secukupnya

BUMBU (haluskan dengan blender):

  • 10 butir bawang merah; 5 siung bawang putih
  • 1/2 sendok teh lada; 1/2 buah pala utuh

BAHAN SAMBAL:

  • 50 gram cabai merah; 10 gram cabai rawit
  • 5 butir kemiri; 1 sendok teh terasi
  • garam secukupnya

PELENGKAP:

  • 100 gram soun, rendam sampai lunak
  • 3 butir telur rebus; perkedel kentang
  • kecap asin; jeruk nipis

CARA MEMBUAT:

  1. Rebus ayam hingga lunak. Keluarkan ayam kemudian suir-suir. Sisihkan.
  2. Tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan ke dalam kaldu. Tambahkan daun bawang, kayumanis, cengkeh, kapulaga, daun seledri dan garam. Rebus hingga mendidih.
  3. Siapkan mangkuk, tata sedikit soun, beberapa sendok daging ayan dan beberapa iris telur rebus. Tuangi kuah.
  4. Hidangkan soto bersama perkedel kentang, kecap asin, jeruk nipis dan sambal.

Ketupat Kandangan

BAHAN (untuk 10 porsi):

  • 10 buah ketupat;
  • 300 gram tauge diseduh air panas
  • daun kemangi secukupnya;
  • bawang goreng utk taburan
  • 5 butir telur rebus


 Resep ini merupakan variasi dari Ketupat Kandangan yang tradisional, dengan tambahan daun kemangi, telur rebus, tauge dan kacang panjang.

BAHAN KUAH:

  • 1 liter santan
  • 250 gram ikan haruan/gabus bakar, direndam dalam bumbu (kunyit, kencur, bawang putih dan garam) lalu dibakar dengan arang

BUMBU (dihaluskan):

  • 1 potong kunyit; 1 potong kecil kencur
  • 10 butir kemiri; 3 buah cabe merah kering
  • 1 iris jahe; 1 sendok teh terasi
  • 3 siung bawang putih; garam secukupnya

BAHAN SAMBAL:

  • 5 buah cabe merah, diiris
  • 10 butir bawang merah, diiris
  • 1 sendok teh terasi; garam secukupnya
  • 1 buah tomat, diiris;
  • 2 sendok makan minyak goreng

BUMBU KASAR:

  • 1 batang serai; 2 lembar daun jeruk
  • 1 iris tengkuas

CARA MEMASAK:

  1. Rebus santan bersama bumbu, baik yang telah dihaluskan maupun bumbu kasar. Setelah matang, masukkan ikan bakar dan dimasak sampai aroma ikan meresap pada santan, angkat.
  2. Lumatkan ikan gabus dan masukkan kembali dalam kuyah
  3. Hidangkan dalam piring, berisi ketupat yang telah dipotong-potong dan terurai berasnya. Hias dengan tauge, daun kemangi, telur rebus serta kuah panas
  4. Hidangkan bersama sambal yang digoreng.

Ketupat Kandangan (tradisional)


Bahan :
- 6 buah ketupat, dipotong-potong
- 750 gram ikan gabus segar, dibuang kepalanya
- 1 sendok teh asam jawa
- 1 sendok teh garam
- 1 sendok teh air jeruk nipis
- 5 lembar daun jeruk, disobek-sobek
- 2 batang serai, dimemarkan
- 1.500 ml santan dari 1 butir kelapa
- 6 sendok makan minyak untuk menumis

Bumbu halus :
- 10 butir bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 3 butir kemiri
- 1/2 sendok teh ketumbar
- 1 cm jahe
- 3 cm kunyit
- 1/4 sendok teh merica
- 1/2 sendok teh terasi
- 4 3/4 sendok teh garam
- 1 cm lengkuas
- 1/8 sendok teh jintan
- 2 sendok teh gula pasir

Bahan sambal :

- 5 buah cabai merah
- 2 buah cabai rawit
- 1/2 sendok teh terasi goreng
- 1 buah tomat
- 1/2 sendok teh garam
- 1/4 sendok teh merica
- 2 sendok makan minyak untuk menumis

Cara membuat :

  1. Lumuri ikan dengan asam jawa, garam, dan air jeruk nipis. Diamkan 45 menit.
  2. Panggang ikan di bara api sampai matang.
  3. Tumis bumbu halus, daun jeruk, dan serai sampai matang.
  4. Tuang santan lalu didihkan.
  5. Masukkan ikan gabus. Rebus sampai bumbu meresap.
  6. Sajikan dengan ketupat.
  7. Sambal, goreng cabai, terasi, bawang merah, dan tomat sampai harum. Angkat lalu tambahkan garam, dan merica. Haluskan.
  8. Sajikan dengan ketupat kandangan.


Ayam Masak Habang

Bahan :
• 1 ekor ayam, potong menjadi 10 bagian
• 500 ml air
• 3 sdm minyak goreng untuk menumis
• 2 sdt gula merah

Bumbu Halus :
• 15 buah cabe merah kering
• 8 buah bawang merah
• 5 siung bawang putih
• 2 butir kemiri
• 2 cm jahe
• garam secukupnya

Cara Membuat :
1. Tumis bumbu halus hingga harum lalu masukkan gula merah, masak hingga bumbu matang.
2. Masukkan ayam, aduk-aduk hingga ayam berubah warna dan tercampur rata dengan bumbu. Tuangi air, masak terus hingga ayam empuk dan matang.

Catatan :

• Dipergunakan cabai merah kering untuk menghasilkan warna saus yang merah tua.
• Jika suka saus yang manis bisa menambahkan 1 - 2 sdt gula merah/pasir.

 Resep ini juga bisa digunakan untuk Ikan Haruan. Sering disajikan bersama Nasi kuning.


Buras

BAHAN (untuk 10 porsi):

  • 1 liter beras
  • 1 liter santan (4 gelas)
  • garam secukupnya
  • daun salam, daun pisang dan tali

CARA MEMBUAT:

  1. Bersihkan beras dari gabah, batu dls lalu cuci bersih
  2. Kukus sampai setengah masak
  3. Jerangkan santan, garam dan daun salam
  4. Aroni beras dan santan, tutup sampai santan meresap habis
  5. Bungkus dalam daun pisang
  6. Susun dua-dua berhadapan, panjang kl 1 1/2 jari lebar satu jari jempol
  7. Ikat pada kedua ujungnya, lalu kukus kembali kl 1 jam
  8. Kalau daun sudah berwarna rata dan berminyak (mengkilap) tanda buras sudah masak
  9. Dinginkan lalu hidangkan bersama sambal poyah

Buras bisa disajikan dengan telur pindang.

Sambal Kemiri juga bisa disajikan bersama, sbb:

Bahan:

  • 3 biji lombok merah segar
  • 3 buiji kemiri
  • 5 biji bawang merah
  • 3 siuang bawang putih
  • Rajangan lombok hijau, bawang merah, bawang putih
  • Garam, asam jawa, gula merah

Cara membuat:
  1. Lombok merah, kemiri, bawang merah dan bawang putih dihaluskan, beri garam, asam jawa, gula merah
  2. Rajangan lombok hijau, bawang merah, bawang putih ditumis dengan 2 sendok minyak sampai layu, kemudian masukkan bumbu yang sudah dihaluskan
  3. Goreng sampai masak.


 MOHON KIRIMAN RESEP

Ibu-ibu yang mempunyai resep masakan khas Banjar seperti Nasi Kuning dengan ikan/ayam/telur masak habang, Gangan waluh atau masakan ikan Patin, Papuyu baubar dsb, mohon dikirimkan ke Jakarta.

Demikian juga bila ada resep kue / wadai seperti Untuk-untuk, Apam Peranggi, Apam Barabai, Putri Selat, Amparan Tatak dls. 

Terimakasih.

 

Wadai Banjar

Pada umumnya wadai Banjar dibuat dengan cara dikukus, mempunyai aroma wangi daun pandan dan warna hijau alami daun suji.


Pais Pisang


 Kue ini juga dikenal dengan nama Nagasari

BAHAN:

  • 6 pisang raja yang tua dan matang, 1 pisang dipotong 4
  • daun pisang
  • 1 peres gelas tepung beras; 1/2 gelas tepung kanji
  • 100 gram gula pasir; 1 sendok teh garam
  • 2 1/2 gelas santan yang sedang kentalnya

CARA MEMBUAT:

  1. Tepung kanji dilarutkan dengan 1/2 gelas santan. Tepung beras dilarutkan dengan sebagian santan. Sisa santan dididihkan, lalu masukkan larutan tepung beras, gula dan garam
  2. Aduk-aduk sampai matang, angkat lalu bubuhi larutan tepung kanji, aduk sampai rata.
  3. Adonan ini dibungkus, taruh 1 iris pisang, tutup bungkusnya
  4. Kukus 1/2 jam, setelah matang bungkus dirapikan.

  Kelepon

BAHAN:

  • Tepung ketan; Irisan gula Jawa
  • Daun suji, kapur sirih
  • Kelapa muda parut yang digarami 

CARA MEMBUAT:

  1. Daun suji ditumbuk sampai halus, bubuhi sedikit air dan kapur sirih, remas-remas, lalu saring
  2. Air daun suji ditambah air panas dipakai untuk mengadoni tepung ketan sampai cukup untuk dipulung, uleni agak lama
  3. Pulungi bulat-bulat seperti kemiri, isi dengan irisan gula Jawa, bulatkan pula.
  4. Masukkan ke dalam air mendidih yang sudah dibubuhi sedikit garam, angkat, masukkan ke dalam parutan kelapa. Gulingkan sampai semuanye terbalut kelapa.

Pepare

BAHAN (untuk 12 buah):

Bahan 1:

  • 200 gr tepung ketan
  • 175 cc air dingin
  • 50 cc air suji dari 10embar daun pandan dan 5 lembar daun suji
  • 1 sendok makan air kapur sirih
  • 1 sendok teh garam

Bahan 2:

  • 1/2 butir kelapa muda parut memanjang
  • 100 gr gula merah
  • 50 gr gula pasir
  • garam
  • 75 cc air

Bahan 3:

  • 750 cc santan dari 1 butir kelapa
  • 1 sendok teh garam
  • 2 sendok makan gila pasir

CARA MEMBUAT:

  1. Bahan1: Aduk tepung ketan, air daun suji dan air kapur dengan tangan. Tambahkan air dingin sedikit demi sedikit sambil diuleni sampai menjadi adonan yang dapat dibentuk. Bagi adonan menjadi 15 bagian
  2. Isi: Masak jadi satu bahan 2 di api kecil sampai kelapa matang dan kering. Sisihkan
  3. Cetak kue di cetakan pare yang sudah dioles minyak lalu kukus selama 10 menit. Angkat dan dinginkan.
  4.  Bahan 3: Masak santan, garam, gula sampai berminyak dan kental (untuk saus).
  5. Sajikan pepare bersama saus santan yang kental. 

Bingka Berandam

BAHAN:

  • 5 butir telur ayam
  • 200 gr gula pasir
  • 250 cc santan kental dari 1/2 butir kelapa, rebus sampai matang lalu dinginkan
  • 125 cc air daun suji
  • 1 sendok teh garam
  • 1 sendok teh vanili

CARA MEMBUAT:

  1. Kocok telur dan gula sampai gula larut
  2. Tuangkan santan kental dan garam, aduk sampai rata
  3. Olesi loyang kue bingka (bentuknya seperti bunga) dengan minyak lalu kukus sampai panas
  4. Tuangkan adonan bingka ke dalam loyang dan kukus selama 25 menit sampai kue matang
  5. Dinginkan dan keluarkan dari loyang, baru potong-potong sesuai selera.

Gegicak

BAHAN:

  • 200 gr tepung ketan
  • 1 sendok teh garam
  • 175 cc air dingin (3/4 gelas)
  • 1 sendok makan air kapur sirih
  • 50 cc air daun suji (1/2 gelas)

TABURAN:

  • 1/2 butir kelapa muda, kupas dan parut memanjang
  • garam secukupnya
  • 100 gr gula pasir

CARA MEMBUAT:

  1. Campur air kapur sirih dan garam, lalu aduk dengan tepung ketan
  2. Tuang sedikit demi sedikit air dingin dan air daun suji ke dalam tepung sambil diaduk sampai adonan licin dan mudah dibentuk
  3. Bentuk adonan sebesar kelereng
  4. Siapkan daun pisang dan oles dengan minyak. Atur bulatan-bulatan gegicak sambil ditekan dengan ujung jari di atas daun, beri jarak di antaranya
  5. Kukus gegicak selama 10 menit
  6. Campur kelapa parut bersama garam lalu kukus selama 5 menit, sisihkan
  7. Sajikan gegicak bersama kelapa parut dan taburi dengan gula pasir

 Bingka Kentang

BAHAN:

  • 1000 cc santan dari 1 1/2 butir kelapa 
  • 1/2 sendok teh vanili
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1 lembar daun pandan, robek-robek, simpulkan
  • 3 butir telur bebek
  • 250 gr gula pasir
  • 250 gr kentang, rebus, kupas, lumatkan selagi panas
  • 75 gr tepung terigu
  • 50 gr margarin

CARA MEMBUAT:

  1. Rebus santan bersama vanili, garam dan daun pandan di atas api kecil hingga mendidih atau santan menjadi 600 cc. Angkat, saring dan dinginkan
  2. Kocok telur dan gula pasir hingga setengah mengembang. Masukkan kentang dan tepung terigu, aduk rata
  3. Campur santan bersama adonan telur, aduk-aduk hingga licin, bila perlu disaring. Tambahkan margarin cair, aduk rata
  4. Siapkan cetakan yang telah diolesi margarin dan dialasi kertas roti. Tuangkan adonan, panggang dalam oven selama 45 menit hingga matang. Angkat

Minuman Sehat

 

Bir Peletok

BAHAN:

  • 1/2 kg gula pasir
  • 5 liter air 
  • 5 lembar daun pandan
  • 5 batang sereh 
  • 1/4 kg jahe 
  • 5 lembar daun jeruk purut
  • 1 batang kayu manis 
  • 1 genggam secang
  • Es batu secukupnya 

CARA MEMBUAT:

  1. Air dimasak sampai mendidih
  2. Masukkan gula pasir, jahe dan secang
  3. Tambahkan kayu manis, daun jeruk purut dan sereh
  4. Setelah kl setengah jam, disaring dan didinginkan
  5. Tambahkan es batu saat dihidangkan

(kiriman Ibu Hj Soejono, Paguyuban Jakarta, Juli 2008)


Wadai :  Putri Selat

Bahan:

  • 100 gram gula halus
  • 100 gram mentega
  • 3 biji telur (kurangi putihnya satu)
  • 100 gram terigu
  • 75 gram pisang dipotong kecil-kecil
  • seperempat sendok teh garam
Cara menbuat:
  1. Kocok gula halus dan mentega sampai putih, kemudian masukkan telur satu persatu sambil terus dikocok hingga naik
  2. Masukkan campuran terigu dan garam yang sudah diayak perlahan-lahan dengan menggunakan sendok kayu sampai tercampur rata
  3. Potongan pisang dicampurkan sedikit terigu, masukkan ke dalam adonan dan tuang ke dalam loyang kecil yang sudah diolesi mentega, panggang dalam oven hingga matang (kl 30 menit).  


7 komentar:

dapur novi mengatakan...

nyammmaaaan banaaar .... tapi kemanalah resep kuah burasnya? tulung pang resep kuah burasnya ...

Faridhan mengatakan...

Terimakasih, insya Allah ditambahkan sambal kemirinya.

EkaWati mengatakan...

mun kami di rantau, mamakan buras/lapat tu ti lwn sambal kacang : kacang di sanga,di pirik,dicampur lawan bumbu habang(lombok karing habang,dijarang lalu dipirik lwn uyah+b.putih+b.habang)campur lwn kacang basanga yg sdh dipirik td buati banyu+uyah+gula habangminyak goreng sdikit, jarang di atas apisampai air mngering.rasai, bl pas angkat,tu ti sm lwn sambal sate,kuncinya manis jangan masin.(bahasa banjar hj nah, mun rasuk bs ja di rubah kbhsa indo)

isna_zen mengatakan...

Terima kasih banyak.. saya akan coba membuat sendiri dirumah sesuai resep yang ada.

ismailkasim kasim mengatakan...

mantap banar gasan babuka puasa

Thuiya mengatakan...

Resep wadai apam peranggi pang ada lah... ulun minta pang resepnya... tarima kasih sebelumnya.

Lisda Sari mengatakan...

Ass. Mau ny cara membuat apam barabai. Rasanya beda dengan apam yg ada di jkt. Tks