Jumat, 31 Oktober 2008

Construction Equipments



Construction Equipments

Peralatan pembangunan

Halaman baru ini akan menampilkan peralatan yang digunakan selama proyek berlangsung, terutama untuk pembangunan bendungan, seperti: Bulldozer, Dozer shovel, Dump-truck, Back-hoe, Mobile crane, Truck-trailer, Concrete-mixer dsb. Demikian juga pembangkit diesel 2 x 600 kW dan sejumlah Compressor.

Sembilan Dump-truck Hino berjajar, satu Back-hoe dan dua Compressor tiba di Pelabuhan Banjarmasin dari Jepang (1968)

Dump-truck Hino di Pelabuhan Banjarmasin


Salah satu Mesin Pembangkit diesel Niigata tiba di Pelabuhan Banjarmasin, yang akan dipasang di pembangkit 2 x 600kW di Riam Kanan untuk pekerjaan konstruksi

Penimbunan terakhir


Sembilan Dump-truck Hino sedang melakukan penimbunan tanah terakhir dalam suatu upacara di atas bendungan Riam Kanan (1972 ?)


Data jumlah dan jenis Alat-berat

Kepada mantan karyawan Dispatcher dan Operator, diharapkan kiriman data tentang jumlah peralatan yang telah digunakan selama pembangunan Proyek PLTA Riam kanan.

Dan bagi para operator, silahkan mengirimkan foto alat berat kebanggaannya yang dikendarai selama pembangunan, tentunya beserta sang operator.

Bagaimana Bpk Delta Kaot, Bpk HM Syachroni, Bpk Harijono Arifin, Bpk Nasir, Bpk Haryodo atau Bpk Herman (adik ibu Leopold Bawuoh). Foto dan datanya ditunggu! Kirimkan melalui surat dengan alamat di bawah. Setelah diproses, foto-foto akan dikembalikan.


Sejumlah alat berat sedang beroperasi antara lain satu Bulldozer Komatsu dan sejumlah Dump-truck Hino

Sebuah Bulldozer Komatsu sedang meratakan pinggiran bukit

Our Family Pictures


Family Pictures

When we were young...... 


Keluarga Bpk Soekojo di depan Rumah dinas di Banjarbaru  (1961) 

Dari kiri: Ibu Soekardi, Ibu Andoyo, Ibu Soedarso, Ibu Muchjidin, Ibu Soewarman

Duduk dari kiri: Ibu Soebrodjol, Ms Konihiro, Ibu...., Ibu Soejono, Ibu Soewarman, Ibu Sugeng Trihardjo 

Berdiri dari kiri: Ibu Toesiran, Ibu Kusaeni, Ibu Delta Kaot

Duduk dari kiri: Ibu Imam Hidayat, Bpk Soejono, Ibu Soewarman, Ibu Soejono, Bpk...., Bpk....

Berdiri dari kiri: ........, Bpk Soelarso, Bpk Koentjoro, Bpk Imam Hidajat 


Baris depan dari kiri: Ibu Soekardi, Ibu Muchjidin, Ibu Soedarso dan Ms Konihiro (Perawat) 

 


Dari kiri: Ibu Andoyo, Novi Amalia (Opiek-anak ibu Andoyo), Ibu Soewarman, Ibu Soenarto, Anak ibu Soelarso, Ibu Soelarso

Depan dari kiri: Bpk Delta Kaot, Bpk Faridhan, Bpk Syarifin, Bpk Soekardi, Bpk Wimbadi.

Tengah dari kiri: Bpk ....., Bpk Toesiran, Bpk Soenarto, Bpk Leopold Bawuoh, Bpk Koentjoro, Bpk Soelarso 

Tampak kedua dari kiri Bpk Dr Riwayat Soeyono (Kapten Riders), dokter RS Martapura dan ditunjuk menjadi dokter Proyek  

Dari kiri ke kanan: Bpk Ir Koesaeni (Deputy PLN Exploitasi VI), Bpk Ir Soedarso, Bpk Mayor CZI Anwar Bedjo (Liason Officer), Bpk ......, Bpk Leopold Bawuoh, Bpk Koentjoro, Bpk Soelarso

 

Ibu-ibu sedang bercengkerama di Pasanggrahan, Banjarbaru. Dari kiri: Ibu Andoyo, Ibu..........., Ibu Soebrodjol, Ibu..........., Ibu Soewarman, Ibu Leopold

 Kirimkan Foto Keluarga Anda

 

Yth Para anggota Paguyuban Riam Kanan dimanapun berada.

Kirimkan foto-foto keluarga anda saat bertugas di Riam Kanan.

Foto akan dikirimkan kembali kepada Anda, setelah di copy dan dirubah menjadi foto digital.

Terimakasih.

 


Dari kiri: Ibu Delta Kaot, Ibu Hari Salpriyanto, Ibu Andoyo, Ibu Roekito, Ibu Soegiyo Wardoyo


Dari kiri: Ibu Hari Salpriyanto, Ibu Andoyo, Ibu Delta Kaot, Ibu Hari Purnomo, Ibu Roekito, Ibu Soegiyo Wardoyo (Ibu mertua Bpk Djoko Soesanto) 

 Kiri: Bpk Syarifin, Ibu-ibu (sda)

Dari kiri: Bpk Sudarman, Bpk ...., Mr.....(HG), Bpk L Sitorus

Ibu-ibu sedang mengantar Ibu Sambodho di Lapangan Terbang Banjarmasin yang akan pindah ke Jakarta 

Dari kiri: Bpk...., Ibu...., Ibu Delta Kaot, Ibu...., Ibu...., Ibu...., Ibu Sambodho, Ibu...., Ibu Toesiran, Ibu....

Depan dari kiri: Ibu Imam Hidayat, Ibu Toesiran (menggendong anak), Ibu Soebrodjol, Ibu Soejono, Ibu Soeminto, Ibu...., Ibu Soekardi.

Belakang dari kiri: Ibu Soewarman, Ibu....., Ibu.....

dari

Dari kiri: Bpk Imam Hidayat, Bpk Koentjoro, Bpk Delta Kaot, Bpk Leopold Bawuoh (berdiri)

Dari kiri: Bpk Soeminto, Bpk Soewardi, Bpk Soedarso

 


 Bpk Muchjidin (kanan) dan Mr Ando (Nippon Koei)

Ibu Soeminto mendampingi mantan Wakil Presiden Republik Indonesia pertama Drs Moh. Hatta dan keluarga di Pesanggarahan Banjarbaru, sebelum meninjau Proyek PLTA Riam Kanan

 

Mohon Info dan Koreksi

Keterangan foto yang dicantumkan mungkin salah. Untuk itu mohon koreksi dari rekan Mantan Karyawan Riam Kanan.

Terimakasih. 


Construction Pictures


Construction Pictures


Sungai Riam Kanan di lokasi bendungan, sebelum dibelokkan melalui terowongan pengelak (Diversion Tunnel) 

Pekerjaan pembuatan terowongan pengelak (Diversion Tunnel)

Aliran sungai Riam Kanan dibelokkan dengan menguruk celah sungai dengan batu dan tanah. Pada saat-saat terakhir bahkan satu Bulldozer terpaksa dikorbankan agar aliran sungai berhenti pada jalur semula, dan air sungai membelok ke Terowongan Pengelak (Diversion Tunnel) yang sudah disiapkan, 18 Juli 1969


Pembelokan Sungai Riam Kanan menuju Diversion Tunnel (Terowongan Pengelak) sebagai awal dimulainya pembuatan Bendungan, 18 Juli 1969


Upacara pengecoran Buku Pesan-pesan (semacam prasasti) di dasar Poros Bendungan sebagai tanda dimulainya pembangunan Bendungan Riam Kanan, 30 Juli 1970

Bpk Ir Sutami memeriksa pembangunan Terowongan Tekan (Pressure Tunnel)
 

 Poros Bendungan (Dam Axis)

Coffer Dam (Bendungan Pengelak Sementara) serta pengurukan dan pemadatan tanah Bendungan Utama (Main Dam)

Pembuatan bangunan Pelimpah (Spillway) jenis Bunga Kecubung (Morning Glory) yang akan mengalirkan air waduk bila melebihi ketinggian air maksimum  EL 57.0 m

Upacara penisian Waduk dengan menutup Terowongan pengelak (Diversion tunnel) - 30 Juni 1972

Pimpinan dan segenap staff mengikuti upacara Pengisian waduk Riam Kanan

Acara minum sake bersama 


Bendungan Utama (Main Dam) selesai dibangun - 1973

 

Riam Kanan in Operation
 

Air waduk melimpah melalui Pelimpah (Spillway) jenis Bunga Kecubung (Morning Glory) pada saat tinggi permukaan air Waduk melebihi tinggi maksimum Waduk EL 57.0 m

(Foto kiriman Bpk Tojo Wasman BEE, Cimanggis)

  

 Persiapan pembangunan Pipa Pesat (Penstock) dari Terowongan Tekan (Pressure Tunnel) ke Gedung Pembangkit (Power Station).


Pembangunan Gedung Pembangkit Hidro Riam Kanan


Lokasi Pemasangan Turbin Air di Gedung Pembangkit Riam Kanan


 Switchyard 70 kV di Pusat Pembangkit Riam Kanan


 Pemasangan dan penyetelan Mesin Pembangkit Hidro Riam Kanan

Peninjauan Bpk Ir Bagoes Mudijantoro (Direktur Pembangunan PLN) ke Ruang Konrol Pembangkit Hidro Riam Kanan didampingi Bpk Soerodjo, Bpk Sofyan Saibir dan Bpk Soedarso


Gedung Pembangkit dalam tahap penyelesaian. Tampak disebelahnya Switchyard 70 kV untuk menaikkan tegangan listrik menjadi 70 kV dan disalurkan ke Gardu Induk Cempaka dan Banjarmasin melalui Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 70 kV.

Tailrace (Saluran hilir) Pembangkit Hidro Riam Kanan dalam penyelesaian. Tampak menjulang bangunan Surge Tank untuk menahan gejolak air yang mengalir melalui Terowongan Tekan (Pressure Tunnel) dan Pipa Pesat (Penstock) menuju Turbin

Kegiatan Bpk Ir Sutami (Menteri PUTL) dalam kunjungan kerja ke jalur Transmisi 70 kV Riam Kanan-Cempaka-Banjarmasin dan Gedung Pembangkit Riam Kanan, didamping Direktur Utama PLN Bpk Ir Abdul Kadir


 Gardu Induk Banjarmasin dalam penyelesaian


Bpk Menteri PUTL sedang meninjau penyelesaian pembangunan Gardu Induk